ANALISIS DIGITAL BANKING MANDIRI DAN PENGARUHNYA TERHADAP DUNIA PERBANKAN

 

 

 

PAPER

BANK DAN LEMBAGA KEUANGAN LAINNYA

 

ANALISIS DIGITAL BANKING MANDIRI DAN PENGARUHNYA TERHADAP DUNIA PERBANKAN

 

 

Dosen Pengampun: Syamsul Mu’arif S.E.,M.M.

 

 


 

 

Kelompok : 5

 

1.       Difa Aulia

(201011200735)

2.       Dwi Atikasari Ningrum

(201011201356)

3.       Widati Hardini

(201011200849)

 

KELAS 06SAKM004

PROGRAM STUDI AKUNTANSI

FAKULTAS EKONOMI DAN BISNIS UNIVERSITAS PAMULANG

2023


 

 

 

KATA PENGANTAR

 

Alhamdulillah, segala puji bagi Allah SWT. Tuhan Yang Maha Esa, pada akhirnya makalah yang penulis susun dalam rangka memenuhi tugas mata kuliah Perpajakan Internasional yang penulis beri judul Analisis Digital Banking Mandiri Dan Pengaruhnya Terhadap Dunia Perbankan” telah dapat diselesaikan. Makalah ini disusun dengan mengacu pada sumber bacaan, sebagaimana yang tercantum dalam Daftar Pustaka.

Penulis menyadari bahwa penulisan makalah ini jauh dari sempurna. Namun, harapan penulis semoga karya yang sederhana ini ada setitik manfaatnya, terutama untuk penulis pribadi dan teman-teman yang telah membaca makalah ini. Amiin Ya Rabbal’aalamiin.

 

 

Tangerang Selatan, Juni 2023

 

 

 

Penulis


BAB I 

PENDAHULUAN

 

1.1      Latar Belakang

Dalam era transformasi digital, industri perbankan menghadapi perubahan yang signifikan dalam cara mereka menyediakan layanan dan berinteraksi dengan nasabah. Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi telah mendorong kemunculan digital perbankan, di mana bank-bank menggunakan platform digital untuk memberikan layanan perbankan yang lebih efisien, cepat, dan mudah diakses. Salah satu bank yang aktif dalam menerapkan digital perbankan adalah Bank Mandiri.

Bank Mandiri merupakan salah satu bank terbesar di Indonesia dan telah mengadopsi berbagai inisiatif digital untuk meningkatkan pengalaman nasabah dan efisiensi operasional. Melalui digital perbankan Mandiri, nasabah dapat mengakses layanan perbankan melalui aplikasi mobile banking, internet banking, dan layanan digital lainnya. Ini mencakup kemampuan untuk melakukan transaksi, mengelola rekening, membayar tagihan, mengajukan pinjaman, dan berbagai layanan perbankan lainnya.

Pengaruh digital perbankan Mandiri terhadap dunia perbankan secara keseluruhan juga penting untuk dipahami. Digitalisasi telah membawa perubahan signifikan dalam perilaku nasabah, dengan semakin banyak orang yang beralih ke layanan perbankan digital daripada layanan fisik tradisional. Ini berdampak pada efisiensi operasional bank dengan pengurangan biaya dan peningkatan produktivitas. Selain itu, digital perbankan Mandiri juga berpotensi meningkatkan inklusi keuangan dengan memberikan akses yang lebih luas ke layanan perbankan kepada masyarakat yang sebelumnya tidak terlayani.

Namun, dengan perkembangan digital perbankan juga muncul tantangan baru. Keamanan dan perlindungan data pribadi menjadi perhatian penting dalam era digital. Bank Mandiri perlu memastikan bahwa infrastruktur dan sistem keamanan yang kuat diterapkan untuk melindungi nasabah dari ancaman keamanan yang mungkin timbul.

Menganalisis digital perbankan Mandiri dan pengaruhnya terhadap dunia perbankan menjadi penting untuk memahami transformasi industri perbankan saat ini. Dengan memahami keberhasilan, tantangan, dan peluang yang dihadapi oleh digital perbankan Mandiri, bank-bank lain dapat mengambil inspirasi dan pelajaran yang berharga dalam mengembangkan strategi digitalisasi yang efektif. Selain itu, pemahaman terhadap pengaruh digital perbankan Mandiri dapat memberikan wawasan bagi regulasi dan kebijakan perbankan dalam menghadapi perubahan industri yang cepat ini.

1.2      Permasalahan

 

Berdasarkan latar belakang diatas, permasalahan yang ingin dijawab dan dibahas dalam tulisan ini adalah :

1.      Apa itu layanan perbankan digital ?

2.      Bagaimana layanan perbankan digital ?

3.      Bagaimana kelebihan layanan perbankan digital ?

4.      Bagaimana kekurangan layanan perbankan digital ?

5.      Bagaimana digitalisasi bank mandiri ?

1.3      Tujuan

        Tujuan pembahasan dari pembuatan paper ini adalah :

1.      Untuk memenuhi tugas mata kuliah Bank & Lembaga Keuangan Lainnya (BLKL)

2.      Untuk mengetahui apa itu layanan perbankan digital

3.      Untuk mengetahui bagaimana kelebihan layanan perbankan digital

4.      Untuk mengetahui bagaimana kekurangan layanan perbankan digital

5.      Untuk mengetahui bagaimana digitalisasi bank mandiri ?

 

 


 

 

BAB II 

  PEMBAHASAN

 

2.1  Pengertian Layanan Perbankan Digital

 

Menurut Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 12 /POJK.03/2018 disebutkan bahwa Layanan Perbankan Digital adalah layanan bagi nasabah Bank untuk memperoleh informasi, melakukan komunikasi, dan melakukan transaksi perbankan melalui media elektronik yang dikembangkan dengan mengoptimalkan pemanfaatan data nasabah dalam rangka melayani nasabah secara lebih cepat, mudah, dan sesuai dengan kebutuhan (customer experience), serta dapat dilakukan secara mandiri sepenuhnya oleh nasabah dengan memperhatikan aspek pengamanan. Hal ini memungkinkan calon nasabah dan/atau nasabah bank melakukan transaksi diantaranya registrasi, pembukaan rekening, transaksi perbankan (tarik tunai, transfer dan pembayaran), dan penutupan rekening, termasuk memperoleh informasi lain dan transaksi di luar produk perbankan, antara lain nasihat keuangan (financial advisory), investasi, transaksi sistem perdagangan berbasis elektronik (e-commerce), dan kebutuhan lainnya dari nasabah bank.

2.2  Layanan Perbankan Digital

 

1.  Administrasi pembukaan dan penutupan rekening

Melalui layanan perbankan digital, proses administrasi sepenuhnya dapat dilakukan melalui daring tanpa perlu mengunjungi kantor bank. Hal yang perlu dilengkapi oleh calon nasabah ketika akan melakukan pembukaan rekening adalah menyiapkan dokumen seperti KTP dan NPWP untuk diunggah ke sistem perbankan digital. Pastikan sobat mengunggah dokumen melalui platform atau sistem yang resmi dan jangan lupa untuk memahami terlebih dahulu dengan membaca persyaratan dan ketentuan yang berlaku. Selanjutnya proses verifikasi dokumen asli akan dilakukan secara virtual dan setelah berhasil maka setoran awal dapat dilakukan menggunakan fitur e-banking. Begitu pula proses penutupan rekening dapat dilakukan melalui daring tanpa perlu mengunjungi kantor bank.

2.  Otorisasi transaksi

Otorisasi transaksi perbankan digital menerapkan prinsip self service sehingga dapat dilakukan secara daring tanpa melalui teller atau customer service yang biasanya ditemui di kantor cabang bank.

3.  Pengelolaan keuangan

Salah satu fitur yang menarik yang dapat ditemui dalam layanan perbankan digital adalah fitur mengelola pos keuangan dan dapat disesuaikan berdasarkan kebutuhan nasabah dalam mengelola keuangan.

4.  Pelayanan produk keuangan lainnya

Layaknya layanan perbankan pada umumnya, perbankan digital juga menyediakan produk keuangan lainnya seperti tabungan rencana, deposito, pinjaman, bank assurance, transaksi e-commerce bahkan investasi.

2.3  Kelebihan Layanan Perbankan Digital

Kelebihan layanan perbankan digital yaitu :

1.       Aktivitas perbankan dapat dilakukan secara online,

2.       Dapat diakses kapan pun serta dimana pun selama 24 jam asalkan terhubung dengan jaringan internet,

3.       Keamanan yang lebih baik dengan proteksi berlapis,

4.       Mudah dalam bertransaksi maupun otorisasi transaksi, cepat dan praktis karena tidak perlu antri di kantor cabang bank, dan tentunya biayanya menjadi lebih hemat.

2.4  Kekurangan Layanan Perbankan Digital

Kekurangan dari layanan perbankan digital yaitu diantaranya :

1.   Sangat tergantung dengan jaringan internet dalam mengakses layanan,

2.   Walaupun didukung oleh keamanan yang berlapis akan tetapi selalu ada pihak tidak bertanggungjawab yang mencoba melakukan pencurian data pribadi bahkan membobol rekening,

3.   Dapat memancing nasabah menjadi tidak terkendali dalam melakukan transaksi keuangan karena kemudahan yang ditawarkan oleh layanan perbankan digital.

2.5  Digitalisasi Bank Mandiri

Dalam kasus industri saat ini, kemampuan untuk beradaptasi menjadi tuntutan utama. Banyak raksasa bisnis dengan modal finansial besar ternyata secara mengejutkan tumbang dengan cepat. Modal besar tak menjamin keberlangsungan bisnis, justru kemampuan untuk berubah pola pikir (mindset) agar tetap sesuai dengan dinamika bisnis di masa digitalisasi lah yang menjadi kunci. 

Akhir 2019, Bank Mandiri memutuskan menaikan alokasi belanja modal alias capital expenditure (capex) sebesar 30% atau setara Rp2,4 triliun untuk pengembangan layanan digital. Direktur Teknologi Informasi Rico Usthavia Frans mengakui, sejak awal perjalanan Bank Mandiri, yakni bermula dari digabungnya Bank Ekspor Impor Indonesia (Bank Exim), Bank Dagang Negara (BDN), Bank Bumi Daya (BBD), dan Bank Pembangunan Indonesia (Bapindo) pada 31 Juli 1999, memang lekat dengan digitalisasi.

Digitalisasi menjadi tuntutan mengingat Bank Mandiri harus menggabungkan sistem dari keempat bank kemudian melakukan transformasi internal demi terciptanya sistem digital perbankan yang tangguh (agile), dapat diandalkan (reliable) sekaligus mudah dikustomisasi.

Sejak lima tahun terakhir, digitalisasi produk dan layanan keuangan menjadi tuntutan utama bagi industri perbankan untuk memenangkan persaingan. Sesuai bagi pasar generasi milenial yang merupakan digital native, sekaligus membuat ekosistem perbankan semakin efektif dan efisien.

Untuk menunjang hal tersebut, Bank Mandiri mempunyai Memiliki 3 pilar dalam digital banking. Pertama adalah digitalisasi internal proses, yaitu bagaimana proses di dalam bank mandiri itu untuk siap di era digital. Pilar kedua adalah meoderinisasi E-channel, jadi channel yang sudah ada seperti, atm, internet banking, mobile banking, call center dan lainnya dilakukan modenisasi sesuai era digital saat ini. Pilar ketiga adalah leverage digital ecosystem,baik itu berkolaborasi dengan marketplace maupun e-commerce. Namun, tiga pilar ini tetap berada dalam balutan risk management dan security IT yang bagus. 

Dan Core dari semua pilar itu adalah digital mindset, ini yang menjadi tantangan jangka panjang bagi Bank Mandiri. Bagaimana mengubah semua proses tersebut dan juga culture perbankan yang sudah berjalan selama ini menjadi culture dan pemikiran yang digital.

Dalam memberikan layanan digital perbankan, Bank Mandiri memberikan tiga channel utama yakni Livin’, Kopra, dan smart branch.

Livin' by Mandiri adalah aplikasi mobile banking dari PT Bank Mandiri. Super App Livin' by Mandiri (logo warna kuning) adalah layanan finansial yang lengkap dan terintegrasi dengan layanan anak perusahaan Mandiri Group serta ekosistem digital yang menjadi favorit nasabah.

Beberapa keuntungan dari Livin’ by Mandiri yaitu :

1.            User Experience yang Lebih Baik

2.            Nasabah lebih mudah membuka rekening

3.            Bayar e-commerce tanpa copy paste VA

4.            Tarik tunai tanpa kartu

Selanjutnya ada layanan Kopra. Kopra yaitu usat aktivitas informasi dan transaksi finansial ini berguna bagi ekosistem bisnis para pelaku usaha yang berlangsung secara end to end. Kopra mandiri dilengkapi tiga jenis layanan yaitu kopra portal, kopra host to host dan kopra partnership.

·               Kopra Portal: Kopra Portal adalah varian layanan digital berbasis akses front-end berupa single sign on portal.

·               Kopra Host to Host: Kopra Host to Host adalah layanan digital single access berbasis integrasi antara sistem nasabah dan sistem bank menggunakan teknologi API.

·               Kopra Partnership: Kopra Partnership merupakan solusi penyediaan layanan transaksional dengan nilai tambah spesifik melalui partnership dengan penyedia-penyedia layanan pendukung keuangan.

Beberapa fitur unggulan pada layanan kopra bank mandiri yaitu :

1. Pembukaan Giro Online

Kopra Mandiri menyediakan fitur buka giro secara online lewat portal Kopra. Melalui cara ini nasabah tidak perlu datang langsung ke kantor cabang, melainkan cukup mengirimkan dokumen syarat pembukaan giro ke cabang secara online.

2. Onboarding Transaction

Onboarding transaction memudahkan nasabah dalam mendaftarkan e-channel wholesale Bank Mandiri secara online. Nasabah hanya perlu mengisi e-form dan melakukan tanda tangan online, tanpa datang ke kantor cabang bank Mandiri.

3. Single Sign On Concept

Single on sign concept memungkinkan nasabah untuk mengakses seluruh e-channel yang dimiliki dengan sekali login di Kopra. Aktivitas ini dilakukan secara seamless tanpa harus memasukkan ID dan password secara berulang.

4. Limit Management

Limit management membantu nasabah dalam mengalokasikan limit kredit yang telah didapatkan. Setiap dana dapat dialokasikan ke berbagai tipe fasilitas maupun diturunkan ke anak grup usaha terkait.

Selanjutnya ada layanan smart branch. Inovasi Smart Branch ini memiliki konsep layanan berorientasi pada nasabah atau customer centrik. Dengan demikian, nasabah yang datang akan langsung dilayani oleh customer service (CS) untuk memandu kebutuhan finansial di cabang. Mandiri Smart Branch akan hadir dalam tiga tipe kantor cabang, antara lain Digital Box, Hybrid Branch dan Upgrade Branch. Ketiga tipe ini diharapkan dapat mengakomodir seluruh karakter nasabah maupun masyarakat yang masih membutuhkan layanan perbankan di cabang maupun edukasi finansial dengan lebih leluasa.

 

 

 

 

 

 

 

 

    BAB III

KESIMPULAN

 

2. 1 Pengertian Layanan Perbankan Digital

 Menurut Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 12 POJK. 032018 disebutkan bahwa Layanan Perbankan Digital adalah layanan bagi nasabah Bank untuk memperoleh informasi, melakukan komunikasi, dan melakukan transaksi perbankan melalui media elektronik yang dikembangkan dengan mengoptimalkan pemanfaatan data nasabah dalam rangka melayani nasabah secara lebih cepat, mudah, dan sesuai dengan kebutuhan customer experience, serta dapat dilakukan secara mandiri sepenuhnya oleh nasabah dengan memperhatikan aspek pengamanan.

 Hal ini memungkinkan calon nasabah dan atau nasabah bank melakukan transaksi diantaranya registrasi, pembukaan rekening, transaksi perbankan tarik tunai, transfer dan pembayaran, dan penutupan rekening, termasuk memperoleh informasi lain dan transaksi di luar produk perbankan, antara lain nasihat keuangan financial advisory, investasi, transaksi sistem perdagangan berbasis elektronik e-commerce, dan kebutuhan lainnya dari nasabah bank.

 

 2. 2 Layanan Perbankan Digital

1. Administrasi pembukaan dan penutupan rekening Melalui layanan perbankan digital, proses administrasi sepenuhnya dapat dilakukan melalui daring tanpa perlu mengunjungi kantor bank.

 Hal yang perlu dilengkapi oleh calon nasabah ketika akan melakukan pembukaan rekening adalah menyiapkan dokumen seperti KTP dan NPWP untuk diunggah ke sistem perbankan digital. Pastikan mengunggah dokumen melalui platform atau sistem yang resmi dan jangan lupa untuk memahami terlebih dahulu dengan membaca persyaratan dan ketentuan yang berlaku. Selanjutnya proses verifikasi dokumen asli akan dilakukan secara virtual dan setelah berhasil maka setoran awal dapat dilakukan menggunakan fitur e-banking. Begitu pula proses penutupan rekening dapat dilakukan melalui daring tanpa perlu mengunjungi kantor bank.

2. Otorisasi transaksi Otorisasi transaksi perbankan digital menerapkan prinsip self service sehingga dapat dilakukan secara daring tanpa melalui teller atau customer service yang biasanya ditemui di kantor cabang bank.

3. Pengelolaan keuangan Salah satu fitur yang menarik yang dapat ditemui dalam layanan perbankan digital adalah fitur mengelola pos keuangan dan dapat disesuaikan berdasarkan kebutuhan nasabah dalam mengelola keuangan.

4. Pelayanan produk keuangan lainnya Layaknya layanan perbankan pada umumnya, perbankan digital juga menyediakan produk keuangan lainnya seperti tabungan rencana, deposito, pinjaman, bank assurance, transaksi e-commerce bahkan investasi.

 

2. 3 Kelebihan Layanan Perbankan Digital

Kelebihan layanan perbankan digital yaitu :

1. Aktivitas perbankan dapat dilakukan secara online

2. Dapat diakses kapan pun serta dimana pun selama 24 jam asalkan terhubung dengan jaringan internet,

3. Keamanan yang lebih baik dengan proteksi berlapis,

4. Mudah dalam bertransaksi maupun otorisasi transaksi, cepat dan praktis karena tidak perlu antri di kantor cabang bank, dan tentunya biayanya menjadi lebih hemat.

 

2. 4 Kekurangan Layanan Perbankan Digital

Kekurangan dari layanan perbankan digital yaitu diantaranya

1. Sangat tergantung dengan jaringan internet dalam mengakses layanan,

2. Walaupun didukung oleh keamanan yang berlapis akan tetapi selalu ada pihak tidak bertanggungjawab yang mencoba melakukan pencurian data pribadi bahkan membobol rekening,

3. Dapat memancing nasabah menjadi tidak terkendali dalam melakukan transaksi keuangan karena kemudahan yang ditawarkan oleh layanan perbankan digital.

 

 2. 5 Digitalisasi Bank Mandiri

Dalam kasus industri saat ini, kemampuan untuk beradaptasi menjadi tuntutan utama. Banyak raksasa bisnis dengan modal finansial besar ternyata secara mengejutkan tumbang dengan cepat. Modal besar tak menjamin keberlangsungan bisnis, justru kemampuan untuk berubah pola pikir mindset agar tetap sesuai dengan dinamika bisnis di masa digitalisasi lah yang menjadi kunci. Akhir 2019, Bank Mandiri memutuskan menaikan alokasi belanja modal alias capital expenditure capex sebesar 30 atau setara Rp2,4 triliun untuk pengembangan layanan digital.

Direktur Teknologi Informasi Rico Usthavia Frans mengakui, sejak awal perjalanan Bank Mandiri, yakni bermula dari digabungnya Bank Ekspor Impor Indonesia Bank Exim, Bank Dagang Negara BDN, Bank Bumi Daya BBD, dan Bank Pembangunan Indonesia Bapindo pada 31 Juli 1999, memang lekat dengan digitalisasi.

Digitalisasi menjadi tuntutan mengingat Bank Mandiri harus menggabungkan sistem dari keempat bank kemudian melakukan transformasi internal demi terciptanya sistem digital perbankan yang tangguh agile, dapat diandalkan reliable sekaligus mudah dikustomisasi.

 

 

 

                              DAFTAR PUSTAKA

 

https://sikapiuangmu.ojk.go.id/FrontEnd/CMS/Article/40702

https://www.ocbcnisp.com/id/article/2022/01/10/digital-bank-adalah

https://investor.id/finance/290578/bank-mandiri-menuju-bank-digital

https://www.bankmandiri.co.id/digital-highlight

https://diginomi.sumutprov.go.id/2022/07/14/mandiri-smart-branch-inovasi-bank-mandiri-untuk-beragam-kebutuhan-finansial-nasabah/

Komentar